MEMELUK DIRI SENDIRI Setiap raga pasti merasakan yang namanya sakit. Begitupun dengan jiwa yang tidak mungkin tidak diziarahi lara. Sebagai manusia juga mau bangkit dan menyudahi semua cerita yang memilukan, namun bagaimana bisa bersahabat dengan masa lalu? Tiap pagi kita terbangun dari kasur untuk kembali bertarung sembari disambar oleh pertanyaan, “apa lagi untuk hari ini?”. Sarapan terasa makin hambar ketika pikiran kembali diterkam pekerjaan yang belum tuntas di kemarin hari, minggu lalu, bulan lalu, bahkan tahun lalu. Beban perasaan yang masih juga menyelimuti roda-roda motor menuju tujuan kita bertaruh pagi itu disandingkan dengan lautan ojek online. Kamu tidak sendirian, semua yang berada di bawah matahari juga merasakan perasaan yang sama. Yang kamu butuhkan untuk bebas dari kerangkeng duka adalah dirimu sendiri. Saya jelas bukan orang yang ahli dalam dunia psikologi, namun saya juga sama seperti kalian yang ikut terombang-ambing di pergelutan har...